• Katalog
    • Semua Katalog
    • Home Decor
    • Daily Wear
    • Corporate Souvenir
  • Dampak
    • Dampak Sosial
  • Inspirasi
  • Belajar
  • Kolaborasi
    • Kolaborasi Produk
Menu
  • Katalog
    • Semua Katalog
    • Home Decor
    • Daily Wear
    • Corporate Souvenir
  • Dampak
    • Dampak Sosial
  • Inspirasi
  • Belajar
  • Kolaborasi
    • Kolaborasi Produk

Inspirasi

Home » Blog » Insan Bumi Mandiri Bersama PT SMI Berdayakan Perajin Tenun di 4 Wilayah Pedalaman NTT

Insan Bumi Mandiri Bersama PT SMI Berdayakan Perajin Tenun di 4 Wilayah Pedalaman NTT

  • Posted by Diana Dwi Annisa
  • Categories Inspirasi, Press Release
  • Date 28 September, 2022
  • Comments 0 comment

Bandung, 26 September 2022 – Insan Bumi Mandiri (IBM) bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dalam Program Pemberdayaan Tenun di empat wilayah pedalaman NTT. Wilayah tersebut diantaranya Alor, Sumba Timur, Ende, dan Belu. Program ini pertama kali dibentuk tahun 2018 bersama 14 perajin dari Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian pada tahun 2020, program ini diberi nama Tenun.in dan diresmikan di Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Dalam acara itu juga, IBM dan SMI memperkenalkan kelompok tenun yang mereka bina.

Pada 30 September 2021, Ende resmi bergabung dengan Tenun.in. Kemudian Belu menyusul melalui  peresmian pada 29 Juni 2022 lalu. Dengan bergabungnya empat wilayah tersebut, pembinaan untuk meningkatkan kualitas menenun semakin meluas. Masyarakat lokal juga siap untuk menerima arahan untuk merancang motif dan berkreasi bersama. Tak hanya itu, masyarakat juga akan dibina agar mampu meningkatkan penjualan hingga mengelola keuangan.

“Tenun.in dibentuk dengan tujuan memberdayakan perempuan lokal, khususnya di wilayah pedalaman NTT. Hasil menenun yang biasa dibuat oleh perempuan setempat juga diharapkan dapat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia hingga mancanegara,” jelas Ridwan Hilmi, Founder Insan Bumi Mandiri.

Sebelumnya, kegiatan menenun dilakukan oleh masyarakat secara mandiri di rumah masing-masing. Kelompok tenun yang didominasi oleh mama-mama ini terbiasa membuat kerajinan ala kadarnya tanpa pembinaan. Mereka belum mengerti cara memasarkan produk kerajinannya agar lebih dikenal masyarakat luas dan bernilai ekonomi tinggi.

Kelompok tenun di pedalaman NTT juga mengalami krisis akibat jumlah penenun yang semakin berkurang. Hal itu salah satunya dipicu oleh minat generasi muda yang rendah terhadap aktivitas menenun. Sangat disayangkan, tak banyak masyarakat lokal yang sadar bahwa potensi hasil kerajinan mereka bisa bernilai besar.

Baca Juga: Bupati Ende Resmikan Sentra Tenun.in di Ende Nusa Tenggara Timur

Ridwan mendapati bahwa pembinaan pada kegiatan tenun ini bisa menjadi kesempatan bagi perempuan-perempuan lokal di sana agar lebih berdaya. “Selain menenun, masyarakat di sini, khususnya perempuan diharapkan bisa lebih baik dalam mengelola kearifan lokalnya. Salah satunya dengan bisa menjawab kebutuhan masyarakat luas melalui produk tenun yang dibuat oleh masyarakat Prailiu sendiri”, tutur Ridwan.

Tokoh masyarakat, Bu Jamia Ali sebagai ketua kelompok tenun juga mengemukakan harapannya terhadap kelompok tenun ini. “Maka dari itu kelompok tenun ini kami beri nama Pahammu Nduma Luri yang artinya ‘Perbaiki Hidup’, semoga menjadi doa agar kehadirannya bisa memperbaiki hidup kami”, ungkap Bu Jamia optimis.

Berjalan 4 tahun, Tenun.in telah berhasil mengeluarkan bermacam-macam jenis kerajinan tangan. Dari mulai produk berbentuk kain, tas, topi, dompet, card holder, tali lanyard, dan masih banyak jenis lainnya. Misi Tenun.in untuk meluaskan warisan budaya bahkan terwujud melalui pencapaiannya menjadi official merchandise dalam pagelaran MotoGP di Mandalika. 

Jika ditarik ke belakang, benda kerajinan tersebut masih jauh dari kata familiar untuk para mama di pedalaman NTT. Namun dengan hadirnya pembinaan, bentuk kerajinan bisa dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menyesuaikan tren dan kebutuhan masyarakat secara lebih beragam.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh mama-mama perajin tenun. Kini dalam sehari, satu orang perajin bisa membuat satu lembar kain dan satu buah sarung. Produk yang dahulu baru bisa terjual dalam waktu 1–3 bulan, sekarang bisa laku cepat dalam hitungan hari. Produk bisa custom, dimana pembeli juga bisa request motif dan warna. Maka tidak heran jika penghasilan para penenun di sana bisa mencapai Rp1.500.000 per bulan. Sedangkan sebelumnya, mereka tidak memiliki penghasilan sama sekali.

Informasi lengkap tentang produk Tenun.in bisa diakses langsung di Instagram @learning-old.tenunin.com atau melalui website learning-old.tenunin.com. Anda juga bisa membantu mama-mama perajin tenun dengan berbelanja melalui Shopee Tenun.In. 

  • Share:
author avatar
Diana Dwi Annisa

Previous post

Launching Tenun.In, Hidupkan Tradisi Masyarakat Sumba
28 September, 2022

Next post

Kualitas Kain Tenun
22 June, 2023

You may also like

image
Launching Tenun.In, Hidupkan Tradisi Masyarakat Sumba
21 December, 2021
cover-launching-tenun-indonesia
Bupati Ende Resmikan Sentra Tenun.in di Ende Nusa Tenggara Timur
5 November, 2021
Berfoto-bersama-di-depan-logo-Tenun.in-min (1)
Insan Bumi Mandiri dan PT SMI Launching Program Pemberdayaan Tenun di Sumba
11 December, 2020

Leave A Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tenunin is a social enterprise empowering indigenous communities in Timor Island.

Produk
Semua Produk
Katalog
Cara Order
Konfirmasi Pembayaran
Cerita
Inpsirasi
E-Learning
Marketplace
Hubungi Kami
6282240031419
[email protected]
Facebook Instagram Youtube
Syarat & Ketentuan
Kebijakan Privasi

© 2023 Tenun Indonesia

Info terbaru mengenai program tenunin, penawaran produk dan produk kolaborasi kami

Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur

  • About Us
  • Blog
  • Contact
  • Become a Teacher
  • Courses
  • Events
  • Gallery
  • FAQs
  • Documentation
  • Forums
  • Language Packs
  • Release Status

Insan Bumi Mandiri dan PT SMI Launching Program Pemberdayaan Tenun di Sumba

11 December, 2020

Bupati Ende Resmikan Sentra Tenun.in di Ende Nusa Tenggara Timur

5 November, 2021
  • 62812 2031 5545
  • Jl. Setra Dago Bar. No.27 Antapani, Kota Bandung
  • [email protected]

Tenun.in

  • Privasi
  • Ketentuan

Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur

  • About Us
  • Blog
  • Contact
  • Become a Teacher
  • Courses
  • Events
  • Gallery
  • FAQs
  • Documentation
  • Forums
  • Language Packs
  • Release Status

Insan Bumi Mandiri dan PT SMI Launching Program Pemberdayaan Tenun di Sumba

11 December, 2020

Bupati Ende Resmikan Sentra Tenun.in di Ende Nusa Tenggara Timur

5 November, 2021
  • 62812 2031 5545
  • Jl. Setra Dago Bar. No.27 Antapani, Kota Bandung
  • [email protected]

Tenun.in

  • Privasi
  • Ketentuan

© 2022 Tenun Indonesia

Back to top